Puisi Mengharap Bersanding Dengannya
Puisi ini saya ciptakan untuk seorang teman saya yang selama ini mengharapkan sebuah cinta dan pengakuan dari seorang wanita. Tapi sayangnya teman saya itu tidak berani untuk jujur kepada wanita itu. Saya juga tahu status wanita yang dimaksud. Tapi sebagai seorang teman saya menginginkan yang terbaik untuk teman saya. Mungkin bila ada dari salah satu kalian yang merasa sama dengan apa yang dirasakan seperti teman saya, boleh saya usulkan untuk menggunakan puisi ini untuk kalian gunakan dalam membuat sebuah lagu maupun tugas sekolah. Saya tidak akan meminta bayaran sepersenpun. Tapi saya hanya menginginkan bagian ciptaanya mencantumkan nama saya. Terima kasih. Semoga puisi ini dapat menghibur kalian. Puisi ini saya beri judul “Mengharap Bersanding Dengannya”.

Note! Gambar hanya pemanis
Hari ini hari yang ku tunggu-tunggu
Aku kan bertemu wanita pujaanku
Yang slama ini bayangi kehidupanku
Entah sampai kapan aku akan menunggu
Aku bukan pria lemah
Namun sayangnya aku hanya berteman saja
Ku tak berani untuk menyatakan cinta
Bukan karena takut, tapi dia sudah ada yang punya
Aku tak berani menyatakan
Aku tak berani mengungkapkan
Aku tak berani merayunya
Dan aku tak berani menyandingnya`
Aku malu tapi mau
Aku segan tapi ingin menggenggam
Selamanya aku ingin mendapatkannya
Entah itu hanya sebuah angan
Yang entah sampai kapan, aku akan mengakhirinya
Note! Gambar hanya pemanis
Mengharap Bersanding Dengannya
Hari ini hari yang ku tunggu-tunggu
Aku kan bertemu wanita pujaanku
Yang slama ini bayangi kehidupanku
Entah sampai kapan aku akan menunggu
Aku bukan pria lemah
Namun sayangnya aku hanya berteman saja
Ku tak berani untuk menyatakan cinta
Bukan karena takut, tapi dia sudah ada yang punya
Aku tak berani menyatakan
Aku tak berani mengungkapkan
Aku tak berani merayunya
Dan aku tak berani menyandingnya`
Aku malu tapi mau
Aku segan tapi ingin menggenggam
Selamanya aku ingin mendapatkannya
Entah itu hanya sebuah angan
Yang entah sampai kapan, aku akan mengakhirinya
